Masalah ini sekarang tidak begitu aktual. Hal ini dapat kita lihat dari jumlah sekolah yang sudah semakin berkembang. Hal ini terutama pada pendidikan bagi anak usia sekolah (SD), maupun SLTP sudah hampir tuntas. Tetapi masih ada sisa-sisa yang menjadi masalah aktual, yaitu bagi anak-anak dari keluarga yang kurang mampu, anak-anak berkelainan (cacad), dan anak-anak didaerah terpencil.Hal ini perlu segera dipecahkan, karena UUD 1945 mengamanatkan bahwa semua WNI berhak mendapatkan pengajaran. Read More …
2. e. Keterbelakangan Kebudayaan.
Kurang adanya sikap mandiri pada anak, kurang inisiatif serta kurang berani mengemukakan pendapat yang disebabkan oleh keterbelakangan budaya, hubungan antara orang tua-anak yang terlalu erat serta adanya rasa senang pada sifat “priyayi” menghambat usaha meningkatkan kualitas pendidikan, serta relevansi pendidikan. Read More …
2. d. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
Sekarang ini perkembangan IPTEK terasa demikian cepat. Tetapi di pihak lain masyarakat terasa belum siap menerimanya. Perkembangan IPTEK membuat bahan-bahan ajar yang harus disampaikan dalam proses pendidikan menjadi sangat bayak, dan bisa dikhawatirkan akan membuat stagnasi pengembangan ilmu dan peradaban khususnya pada level pendidikan tinggi.
Sementara itu pembaharuan kurikulum kurang bisa lancar dalam mengikuti perkembangan IPTEK itu. Hal inilah yang menjadi faktor munculnya masalah pendidikan seperti relevansi pendidikan dan kualitas pendidikan.
Read More …